Rabu, 04 Mei 2011

Riwayat hidup nabi Muhammad SAW


RIWAYAT HIDUP
NABI MUHAMMAD SAW
RIWAYAT HIDUP NABI MUHAMMAD SAW: DAKWAH DAN PERJUANGAN
Nabi Muhammad SAW dilahirkan pada tahun gajah 12 Rabi'ul Awal hari senin beliau lahir dikota Mekah dari golongan Bani Qurausy dan di utus ke kota Madinah untuk menyebarkan agama islam beliaulah nabi akhir jaman yang membawa umat manusia dari jaman kegelapan sampai jaman terang benderang
Silsilah Nabi Muhammad SAW dari Bapak:
Muhammad bin Abdulloh Bin Abdu Mutholib bin Hasyim bin Abdul Manaf bin Qushoi bin Killab bin Murroh bin Ka'ab bin Luay bin Gholib bin Fahar bin Malik bin Nadhor bin Kinanah bin Khujaimah bin Mudrikah bin Ilyas bin Mudhor bin Nijar bin Mu'ad
Silsilah Nabi Muhammad SAW dari Ibu :
Muhammad bin Aminah binti Wahab bin Abdul Manaf bin Jahroh bin Killab
1.Sebelum Masa Kerasulan
Nabi Muhammad Saw. Adalah golongan Bani Hasyim, ia datang dengan agama Islam dimana Allah tidak akan menerima pada hari kiamat akan agama selain agama Islam.
Dalam usia muda, Muhammad hidup sebagai pengembala kambing keluarganya dan kambing penduduk mekkah. Melalui kegiatan pengembalaan ini dia menemukan tempat untuk berpikir dan merenung. Dalam suasana demikian, dia ingin melihat sesuatu dibalik semuanya. Pemikiran dan perenungan ini membuatnya jauh dari segala pemikiran nefsu duniawi, karena itu sejak muda ia sudah dijuluki Al-Amin, orang yang terpercaya.
Nabi Muhammad ikut untuk pertama kali dalam kafilah dagang ke syiria(syam) dalam usia baru 12 tahun. Kafilah tersebut dipimpin oleh Abu Tholib. Dalam perjalanan ini, di Bushara, sebelah seltan syiria, ia bertemu dengan seorang pendeta bernama, Buhairoh. Pendeta ini melihat tanda tanda kenabian pada Muhammad sesuai petunjuk dalam kitab kitab Ahlil kitab
Pada usia yang ke dua puluh lima, Muhammad berangkat ke syiria membawa barang dagangan milik Khadijah seorang saudagar wanita kaya raya. Dalam perdagangan ini Muhammad memperoleh laba yang besar. Khadijah kemudian melamarnya. Lamaran itu diterima dan perkawinan segera dilaksanakan. Ketika itu Muhammad berusia 25 tahun dan Khadijah 40 tahun. Dalam perkembangan selanjutnya, Khadijah adalah wanita yang pertama masuk islam dan banyak membantu Nabi dalam perjuangan menyeberkan Islam.
2. Masa Kerasulan
Menjelang usianya yang keempat puluh, dia sudah terlalu biasa memisah kan diri dari pergaulan masyarakat, berkontemplasi ke gua Hira,sebuah gunung yang dekat dengan kota Mekkah. Dan ia beribadah dengan mengikuti ajaran agama kakeknya yaitu Nabi Ibrahim dari beberapa hari sampai beberapa bulan. Pada tanggal 17 Ramadhan tahun 611M, Malaikat Jibril muncul dihadapannya, menyampaikan wahy Alloh yang pertama: Bacalah dengan nama tuhanmu yang telah menciptakan. Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah, dan Tuhanmu itu sangat mulia. Dia telah mengajarkan Qolam. Dia telah mengajar manusia apa yang mereka tidak ketahui(QS 96:1-5). Dengan turunnya wahyu pertama itu, berarti Muhammad telah dipilih Tuhan menjadi Nabi. Dalam wahyu pertama ini, dia belum disuruh untuk menyeru manusia kepada agama Islam
Setelah wahyu pertama itu datang, jibril tidak muncul lagi untuk beberapa lama, sementara Nabi Muhammad menantikannya dan selalu datang ke gua Hira. Dalam keadaan menanti itulah turun Jibril yang membawa perintah kepadanya. Wahyu itu berbunyi sebagai berikut: Hai orang yang berselimut, bangun, dan beri ingatlah, hendaklah engkau besatkan tuhanmu dan bersihkanlah pakaianmu, tinggalkanlah perbuatan dosa, dan janganlah engkau memberi (dengan maksud)memperoleh (balasan) yang lebih banyak dan untuk memenuhi perintah tuhanmu bersabarlah (Q.S. Al-Muddatsir: 1-7)
Dengan turunnya perintah itu, mulailah Rasulullah berdakwah. Pertama tama, beliau melakukannya dengan cara diam diam dilingkungan sendiri dan dikalangan rekan rekannya. Karena itulah, orang yang pertama kali menerima dakwahnya adalah keluarga dan sahabat dekatnya. Setelah tiga tahun dakwah tersebut dilaksanakan secara individual(rahasia), maka turunlah perintah agar nabi menjalankan dakwah secara terbuka. Maka naiklah Nabi kegunung Shafa dan ia menyeru kaumnya, ketika mereka telah berkumpul maka berkatalah Nabi Apakah kalian membenarkan aku dengan apa yang akan aku khabar kan? mereka menjawab :ia, kami belum pernah menemukan darimu kebohongan sejak kecilmu hingga sekarang maka sabda Nabi:Selamatkanlah diri kalian dari api neraka sesungguhnya aku adalah pemberi peringatan dari azab yang sangat pedih.
Setelah dakwah terang-terangan itu, pemimpin Quraisy mulai menghalangi dakwah Rasul. Banyak cara yang ditempuh para pemimpin Quraisy untuk mencegah dakwah Nabi Muhammad pertama tama mereka mengira bahwa , kekuatan nabi terletak pada lindungan dan pembelaan abu tholib yang amat disegani itu. Karena itu mereka menyusun siasat bagaimana melepaskan hubungan Nabi dengan abu thalib dan mengancam dengan mengatakan "kami minta anda memilih satu diantara dua: memerintahkan Muhammad berhenti dari dakwahnya atau ijinkan kepada kami unuk mencegahnya. Maka dengan itu Abu Thalib sebagai pamannya mencegah Nabi muhammad SAW akan dakwahnya karena beliau takut dari kaum Qurais. Namun Nabi menolak dengan mengatakan: "Demi allah saya tidak akan berhenti memperjuangkan amanat allah ini, walaupun semua anggota keluarga dan sanak saudara akan mengucilkan saya". Abu Thalib pun berkata: "pergilah kamu dan ucapkanlah apa yang kamu suka, demi Allah saya tidak akan islam pada kamu untuk selamanya".
Kaum Qurausy pun merasa bahwa rencananya tidak bisa mencegahnya akan tetapi semakin menambahnya iman dan keyakinan orang orang muslim, mereka mencari Nabi Muhammad SAW untuk memintanya agar orang orang muslim itu beribadah kepada tuhannya orang Quraisy dan juga sebaliknya orang orang Quraisy beribadah kepada tuhannya orang orang muslim. Dari kejadian ini lah Allah menurunkan kepada Nabi Surah Al-Kafirun.
Kekejaman yang dilakukan oleh penduduk Makkah terhadap kaum muslimin itu, mendorong Nabi Muhammad untuk mengungsikan sahabat sahabtnya ke luar Makkah. Pada tahun kelima kerasulannya, Nabi menetapkan Habsyah (Ethiopia) sebagai negri tempat pengungsian. Rombongan pertama sejumlah sepuluh orang pria dan lima dari wanita, diantaranya Usman bin Affan beserta istrinya Ruqoyah putri Rasulullah, Zubair bin Awwam dan Abdurrahman bin Auf. Semakin kejam mereka memperlakukan umat islam semakin banyak orang yang masuk agama ini. Bahkan, ditengah meningkaynya kekejaman itu, dua orang yang terkuat di Quraisy masuk Islam, Hamzah dan Umar bin Khattab. Namun tidak lama kemdian Abu Thalib paman Nabi sekaligus pelindung utama Nabi meninggal dunia dan menyusul Tiga hari setelah itu Khadijah istri Nabi, meninggal dunia pula. Peristiwa itu terjadi pada tahun sepuluh kenabian. Dan di tahun ini pula merupakan tahun kesedihan bagi Nabi Muhammad SAW.
Maka untuk menghibur Nabi yang sedang ditimpa duka, Allah mengisra' dan memi'rojkan beliau pada tahun ke-11 kenabiannya itu.
Selama 12 tahun beliau menjadi Nabi akhir jaman agama Islam tersebar dengan cepat di beberapa jazirah Arab, Beliau wafat pada umur 63 hari Senin bulan Shafar.

Makalah Piagam Madinah


BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Terbentuknya Negara-Kota Madinah pada awalnya berada dalam tahap naturalis dengan konsep homohominilupus 'manusia sebagai serigala bagi yang lainnya'. Dalam perkembangannya, tahapan ini bergerak ke dalam billum omnium contra omnes 'perang semua melawan semua'. Dua kondisi ini terlihat pada masa pra-perang saudara maupun dalam proses perang saudara di Yastrib antara suku 'Aws dan Khazraj yang dipecah belah oleh beberapa suku beragama Yahudi yang berada di kota tersebut.
Tahapan pun berkembang menuju kesadaran manusia untuk mencari solusi agar dapat hidup bersama. Dalam tahap ini, suku 'Aws dan Khazraj yang sudah mulai bosan dengan peperangan memilih Muhammad yang berada di Kota Makkah sebagai pihak netral yang akan menjadi mediator konflik. Muhammad pun mengirimkan satu orang delegasinya, Mush'ab bin 'Umair, sebagai perwakilannya di Yastrib. Kesempatan ini dimanfaatkan dengan baik oleh Muhammad untuk mempersiapkan "rumah" baru bagi dakwahnya menggantikan situasi Kota Makkah yang tidak kondusif untuk mengembangkan dakwah.
Mush'ab pun berhasil dan rakyat Yastrib mencapai tahapan perjanjian faktum unionis, perang dan permusuhan usai. Nabi Muhammad pun datang ke Kota Yastrib ditemani oleh Abu Bakar. Ketika tiba di Quba, Nabi istirahat beberapa hari lamanya. Dia menginap di rumah Kalsum bin Hindun. Di halaman rumah ini nabi membangun sebuah masjid. Inilah masjid pertama yang di bangun nabi, sebagai pusat peribadatan. Muhammad yang telah populer di sana dan mayoritas rakyat Yastrib menerimanya sebagai pemimpin. Ketika itu, dengan niat yang luhur dan karakter kepemimpinan yang superior, Muhammad mengunjungi seluruh suku tersebut untuk mendengar kebutuhan dan kepentingan mereka. Pada akhirnya, pada tahun 622 M, mereka pun menerima Piagam Madinah sebagai pelindung bagi hak dan kepentingan mereka sebagai rakyat Madinah. Piagam Madinah ini jugs adalah pengakuan tertulis akan kebebasan setiap orang untuk memilih agama, Berdasarkan hasil sensus penduduk yang dilakukan oleh Muhammad menunjukkan distribusi agama rakyat Negara-Kota Madinah adalah sebagai berikut:
1. Penduduk beragama Islam sebanyak 1.500 jiwa.
2. Penduduk beragama Yahudi sebanyak 4000 jiwa
3. Penduduk musyrik penyembah berhala sebanyak 4500… jiwa.
Dengan total penduduk sebanyak sekitar 10.000 jiwa yang cukup plural dari segi distribusi pemeluk agama, Muhammad bersama Cyrus The Great dan Alexander The Great menjadi pemimpin-pemimpin awal yang menjadi pionir tumbuhnya toleransi antar umat beragama di dunia. Toleransi ini berhasil dipertahankan bahkan diteruskan oleh pemimpin-pemimpin Islam berikutnya, kecuali beberapa tiran yang sempat menjadi khalifah di negara Islam. Keluhuran nilai toleransi ini diperlihatkan dengan sangat sempurna ketika tanah Hispania (Spanyol) dikuasai oleh kekhalifahan Islam.
B. Rumusan Masalah

Dengan latar belakang diatas, dapat ditegas kan dalam makalah ini rumusan masalahnya, sebagai berikut:
1. Untuk apa Piagam Madinah dibuat?
2. Apakah Piagam Madinah konstitusi terbaik di dunia?
3. Apakah Piagam itu masih berlaku pada jaman sekarang?
C. Tujuan
    1.untuk mengetahui di fungsi piagam madinah di buat.
    2.untuk mengetahui apakah piagam madinah konstitusi terbaik di dunia
    3.untuk mengetahui piagam madinah masih berlaku pada jaman sekarang.
D. Hipotesis
Menurut pandangan kami piagam madinah adalah piagam pertama yang ada didunia terlebih khusus di agama Islam, piagam ini dibuat untuk menyatukan dan memberikan keamanan kepada umat muslim dan muslimah baik dari kaum-kaum, suku- suku, dan golongan madinah atau muhajirin.
Piagam Madinah ternyata mampu mengubah eksistensi orang-orang mukmin dan yang lainnya dari sekedar kumpulan manusia menjadi masyarakat politik, yaitu suatu masyarakat yang memiliki kedaulatan dan otoritas politik dalam wilayah Madinah sebagai tempat mereka hidup bersama, bekerjasama dalam kebaikan atas dasar kesadaran sosial mereka, yang bebas dari pengaruh dan penguasaan masyarakat lain dan mampu mewujudkan kehendak mereka sendiri.
BAB II
PEMBAHASAN
A. Pengertian Piagam Madinah dan Sejarahnya
Piagam Madinah adalah sebuah loncatan besar pemikiran modern yang dibuat oleh Muhammad (622M bersamaan tahun pertama
Hijrah) sebagai perwakilan dunia timur di saat bangsa barat berkutat dalam abad kegelapan yang berkepanjangan. Bahkan piagam ini secara argumentatif telah dapat dianggap sebagai konstitusi atau undang-undang dasar tertulis pertama di dunia dengan berbagai kelebihan yang salah satunya: sebagai naskah tertulis pertama yang mengakomodasi hak-hak dasar atau asasi manusia (HAM) terutama dalam kebebasan memilih agama.

Selain itu,adanya Piagam Madinah juga dilatarbelakangi oleh keinginan umat Islam untuk bersatu dan mendirikan Negara berhukum dengan hukum Islam "Daulah Islamiyah" di kota madinah karena pada masa itu kota Madinah penduduknya masih berupa kabilah-kabilah dan berkaum-kaum sehingga sering terjadi konflik diantara sesama muslim maupun dengan orang-orang kafir Quraisy,Yahudi atau Nashrani.
B.Menurut Para Ahli
• Dr Muhammad Hamidullah menuliskan pendapatnya dalam buku-buku yang ia tulis.
Dalam buku The First Written Constitution of the World, ia menulis, "Undang Undang Dasar negara tertulis pertama yang pernah dikemukakan oleh penguasa dalam sejarah ummat manusia ternyata diumumkan oleh Nabi Muhammad saw, yakni pada tahun pertama Hijrah (622 M), sekarang Undang Undang Dasar tersebut telah sampai di tangan kita."

Sedangkan dalam buku Muhammad Rasulullah, ia menulis, "...Pakta pertahanan ini diperlukan sekali untuk membentuk negara kota di Madinah yang berasaskan persekutuan, dengan otonomi yang sangat luas bagi setiap unitnya. Keadilan pribadi hendak dibuang, permohonan dapat disampaikan kepada Kepala Negara, yang juga mempunyai hak prerogatif untuk memutuskan siapa yang boleh berperanserta dalam suatu ekspedisi. Perang dan damai tidak dapat dibagi-bagi. Pertanggungan sosial dilembagakan berasaskan bentuk piramida dari orang yang paling berat bebannya, seperti, tebusan nyawa bila sipembunuh tidak dituntut nyawanya, dan tebusan untuk membebaskan tawanan perang dari tangan musuh. Kebulatan suara kini dapat dicapai, perbekalan dapat dikurangi dan undang undang dasar negara yang pertama dalam sejarah dimaklumkan oleh pemimpin dunia,
sampai sekarang kita masih dapat menyaksikan pakta tersebut secara total".
• Selanjutnya Tor Andrae dalam bukunya yang diterjemahkan oleh Theophil Menzel kedalam bahasa Ingris dengan judul Muhammad, The Man and His Faith, New York, 1960, halaman 136, menyatakan bahwa, "Perundang-undangan jamaah (ummah) Madinah adalah naskah konstitusi yang pertama yang sedikit demi sedikit dapat menjadikan Islam sebagai negara dunia dan agama dunia...Barangsiapa yang tindakannya berlawanan dengan otoritas keagamaan, maka ia tidak akan mendapat perlindungan dari familinya yang terdekat sekalipun. Islam tidak hanya agama, tetapi juga merupakan persaudaraan. 'Semata-mata orang beriman itu saling bersaudara..',
demikian pernyataan Al-Qur'an, Al-Hujurat,49:10."

Jimly Asshiddiqie, Ketua Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia saat tulisan ini dibuat, mengatakan kepada wartawan berita mahkamah konstitusi pada tanggal 30 November 2007 di Jakarta, "Piagam Madinah merupakan kontrak sosial tertulis pertama di dunia yang dapat disamakan dengan konstitusi modern sebagai hasil dari praktik nilai-nilai demokrasi. Dan hal itu telah ada pada abad ke-6 saat Eropa masih berada dalam abad kegelapan."
• Robert N.Bella menuliskan dalam bukunya Beyond Belief (1976) bahwa Muhammad sebenarnya telah membuat lompatan yang amat jauh ke depan. Dimulai dengan "proyek" Madinah yang dilandasi pada permulaan berdirinya oleh "Konstitusi Madinah" ini, menurut Bella, Muhammad telah melahirkan sesuatu yang untuk zaman dan tempatnya adalah sangat modern.
Dengan demikian, Piagam Madinah dapat dikatakan sebagai merupakan sebuah konstitusi tertulis pertama di dunia. Lingkup amanat dan kemodernan pemikiran ideologis yang dikandung di dalamnya merupakan suatu kemajuan luar biasa di abad ke-7.
C. Arti Penting Piagam Madinah
Adapun Piagam Madinah itu mempunyai arti tersendiri bagi semua penduduk Madinah dari masing-masing golongan yang berbeda. Bagi Nabi Muhammad, maka Ia diakui sebagai pemimpin yang mempunyai kekuasaan politis. Bila terjadi sengketa di antara penduduk Madinah maka keputusannya harus dikembalikan kepada keputusan Allah dan kebijaksanaan Rasul-Nya. Pasal ini menetapkan wewenang pada Nabi untuk menengahi dan memutuskan segala perbedaan pendapat dan permusuhan yang timbul di antara mereka.
Hal ini sesungguhnya telah lama diharapkan penduduk Madinah, khususnya golongan Arab, sehingga kedatangan Nabi dapat mereka terima. Harapan ini tercermin di dalam Baitul
Aqabah I dan II yang mengakui Muhammad sebagai pemimpin mereka dan mengharapkan peranannya di dalam mempersatukan Madinah.
Sedangkan bagi umat Islam, khususnya kaum Muhajirin, Piagam Madinah semakin memantapkan kedudukan mereka. Bersatunya penduduk Madinah di dalam suatu kesatuan politik membuat keamanan mereka lebih terjamin dari gangguan kaum kafir Quraisy. Suasana yang lebih aman membuat mereka lebih berkonsentrasi untuk mendakwahkan Islam. Terbukti Islam berkembang subur di Madinah ini.
Bagi penduduk Madinah pada umumnya, dengan adanya kesepakatan piagam Madinah, menciptakan suasana baru yang menghilangkan atau memperkecil pertentangan antar suku. Kebebasan beragama juga telah mendapatkan jaminan bagi semua golongan. Yang lebih ditekankan adalah kerjasama dan persamaan hak dan kewajiban semua golongan dalam kehidupan sosial politik di dalam mewujudkan pertahanan dan perdamaian.
Piagam Madinah ternyata mampu mengubah eksistensi orang-orang mukmin dan yang lainnya dari sekedar kumpulan manusia menjadi masyarakat politik, yaitu suatu masyarakat yang memiliki kedaulatan dan otoritas politik dalam wilayah Madinah sebagai tempat mereka hidup bersama, bekerjasama dalam kebaikan atas dasar kesadaran sosial mereka, yang bebas dari pengaruh dan penguasaan masyarakat lain dan mampu mewujudkan kehendak mereka sendiri.
Muhammad Jad Maula Bey, dalam bukunya "Muhammad al-Matsalul Kamil" menyimpulkan, bahwa di dalam waktu yang relatif pendek tersebut Nabi telah sukses menciptakan tiga pekerjaan besar, yaitu:
  1. Membentuk suatu umat yang menjadi umat yang terbaik
  2. Mendirikan suatu "negara" yang bernama Negara Islam; dan
  3. Mengajarkan suatu agama, yaitu agama Islam.
BAB III
PENUTUP
A.Kesimpulan
    Piagam Madinah adalah sebuah loncatan besar pemikiran modern yang dibuat oleh Muhammad sebagai perwakilan dunia timur di saat bangsa barat berkutat dalam abad kegelapan yang berkepanjangan. Bahkan piagam ini secara argumentatif telah dapat dianggap sebagai konstitusi atau undang-undang dasar tertulis pertama di dunia dengan berbagai kelebihan yang salah satunya: sebagai naskah tertulis pertama yang mengakomodasi hak-hak dasar atau asasi manusia (HAM) terutama dalam kebebasan memilih agama.
B.Kritik dan saran
Sebagai sebuah konsep awal, makalah piagam madinah sebagai konstitusi terbaik ini masih memerlukan pengujian yang seksama. Sebab, konsep ini disusun semata-mata didasarkan atas pandangan-pandangan yang lebih bersifat idealis, yang bisa jadi jauh dari keutuhan nyata atau aspirasi masyarakat yang sedang berkambang.

Kalimat inspiratif

99 Tips praktis berpikir positif

Seperti biasa sebelum kita mulai diskusi ini marilah memulainya dengan salam setuju kan?

Assalamualaikum kawan,,,,,,,,^_^

Intinya mengucapakan salam ini agar dikusinya selalu berjalan lancar dan inilah pembukaan yang harus dilakukan orang-orang yang beragama islam untuk memulai pembicaraan. Kali ini kita akan membahas masalah "cara kita untuk selalu berpikir positif".

Ada banyak kalimat-kalimat inspiratif yang selalu kita dengar baik itu dari ayat suci Al-Qur'an, ustad, kiyai, dan ilmuan-ilmuan muslim maupun barat. Semisal kalimat inspirasi itu adalah "jangan menunggu bahagia untuk tersenyum, tetapi tersenyumlah untuk bahagia" (Dr. 'Aidh bin 'Abdullah al-Qarni). dari kalimat sesingkat ini kita bisa mengambil kesimpulan yang sangat menggugah hidup kita bahwasanya itu kita hidup harus selalu tersenyum karena dengan tersenyum itulah kita akan selalu bahagia dan akan selalu berpikir positif terhadap orang. Dan yang harus kita inget loch dari dulu pembahasan kita di Bab "The Power of Senyum" senyum itu bisa membiat kita awet muda dan panjang umur masinh ingetkan? ^_^ inilah gunanya kita berdiskusi dan menulis kita bisa selalu inget.

Di pembahasan kali ini intinya kita akan berbicara masalah inspirasi-inspirasi semua biar temen-temen kita yang belum semangat menjadi jiwa yang selalu semangat, dan yang selalu berpikir negatif menjadi jiwa yang selalu memiliki pikiran yang selalu positif.

Diantara kalimat-kalimat insiparit yang saya ambil aladal:

"kenalilah Allah saat senang, niscaya Allah akan mengenal anda saat susah" (Dr. 'Aidh bin 'Abdullah al-Qarni)

"bersikaplah optimis sekalipun berada dalam sumber badai" (Dr. 'Aidh bin 'Abdullah al-Qarni)

"Allah tidak akan membebani seseorang melainkan dengan kesanggupannya" (Dr. 'Aidh bin 'Abdullah al-Qarni)

"fokus pada tujuan itu adalah kunci keberhasilan"

"muda sebelum tua, sehat sebelum sakit, kaya sebelum miskin, hidup sebelum mati, senggang sebelum sibuk"

"bebahagialah orang yang dapat menjadikan akalnya sebagai raja, sefangkan nafsunya menjadi tawanannya"

"Lakukanlah apa yang takut anda lakukan, maka rasa takut itu akan hilang"(Ralp Waldo Emerson)

"maka sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahaan" (QS. Al-insyiroh: 5-8)

"kenyataan adalah presepsi anda. Jika anda ingin mengubah kenyataan hidup anda, mulailah dengan mengubah presepsi anda" (Dr. Ibrahim Elfiky)

"masa lalu adalah mimpi. Masa depan adalah proyeksi" (Dr. Ibrahim Elfiky)

"ilmu adalah cahaya"

"menggunakan bahasa tubuh yang positif"

"jangan pernah berpikir negatif terhadap diri sendiri"

"jangan memikirkan sesuatu secara berlebihan"

Inilah beberapa inspirasi yang pinjam dari bukunya aning naafiah "99 tips praktis berpikir positif". Mungkin inspirasi ini semua tidak saya jelaskan satu persatu tetapi silahkan kita renungkan dengan diri sendiri, jujur dengan inspirasi kita bisa lebih merasakan indahnya kehidupan kita. Mungkin cuma ini yang dapat kita diskusikan mudah-mudahan kita dapat mengambil manfaatnya Aamiin,,,,,,,

"sadarilah bahwa ada rekaman untuk setiap kata yang terucap"

Wallahu muwafik wal hidayah, wassalamualaikum Ws. Wr

Orang bodoh yang pura-pura tenggelam

Orang bodoh yang pura-pura tenggelam

Orang-orang mengatakan bahwasanya hidup itu Cuma memberi dan menerima. Berbeda dengan orang yang bodoh dia tidak ngerti bahkan tidak mau mengerti masalah memberi, ia hanyya ingin memminta saja. Dia tidak menjakatkan hartanya, tidak menunaikan Haji padahal ia memilki harta yang sangat banyak sampai oarang bodoh itu tidak mau menikah agar tidak menafkahkan hartanya sedikit pun kepada istri dan anak-anaknya. Maka dari itu semua orang sangat benci kepadanya dan menjauhinya.

Uniknya orang bodoh itu kalau ia mendengar oarang mengucapkan "berikanlah" maka pendengarannya menjadi tuli walaupun oarang yang meminta itu Cuma meminta air, tetapi kalau orang bodoh itu mendengar kata "ambillah" maka cepat-cepat orang itu membentangkan tangannya walau ia hanya mendapatkan debu.

Ceritanya gini........

Pada suatu hari ditangannya itu ada sebuah dinar, maka ia menampar tangannya sambil berkata: "wahai dinar, wahai dinar, penyejuk hati, berapa kali engkau memasuki kota-kota?berapa kali engkau pindah-pindah? Wahai dinar, wahai dinar, sekarang engkau sudah aman di rumahku, tenang didalamnya, engkau selamat dari bahayanya perjalanandan tangan para bangsawan".

Orang pelit bin bakhil itu selain pelit kepada orang ia pun pelit terhadap dirinya sendiri, ia menahan lapar samapai badannya itu melemah dan ia sangat merasa takut ketika mau pergi kepasar, ia membeli roti tetapi ia tidak membeli pasangannya roti itu melainkan membeli sinar pancingan dan ia pun langsung berangkat ke sungai memancing ikan.

Hari ke hari ia selalu pergi ke sungai untuk memancing seperti biasanya,tetapi hari ini dia dikagetkan dengan ikan besar yang melompat di depan wajahnya, maka tumbuhlah hawa nafsu untuk memiliki ikan itu. Ketika pas mau menangkapnya ia tergelincir kedalam sungai padahal ia tidak bisa berenang sama sekali. Maka orang pelit itu memukulkan tangannya ke kaki sampai ia merasa kesakitan dan beteriak meminta tolong. Datanglah seorang pemuda dari daerah lain berniat untuk menolongnya. "Berikanlah tanganmu" kata sipemuda, tetapi orang bodoh itu malah menolak dan marah mendengar kata "berikan" lalu ia pun mengabaikan ucapan pemuda yang mau menolongnya. Pemuda itu pun mengulangi kata-katanya "berikalah tanganmu", pemuda ini sangat ingin menolongnya karena ia melihat orang itu tidak bisa berenang. Orang bakhil akhirnya pura-pura tenggelam dengan sendirinya, kemudian datanglah seorang masyarakat yang bertempat tinggal sama dengan si pelit bin bakhil, masyarakat itu mengerti sekali apa permasalahnnya lalu mengucapkan "ambillah tangannya". karena masyarakat tadi mengucapkan ambillah bukan berikanlah orang bakhil pun dengan cepat memegang tangannya lalu naik ke atas.

Sesampainya diatas semua orang langsung mengelilinginya, pemuda pertama yang ingin menolongnya pun berkata:

Pemuda: kenapa kamu tidak memberikan tanganmu padahal kami sudah memanggilmu?

Bakhil: saya tidak mau memberikan sesuatu apapun kepada seseorang (sambil marah)

Maka orang yang mengelilingi tadi pun tenggelam dengan ketawanya karena mendengar jawaban dari orang tersebut. Dan dengan rasa heran bakhilpun pindah tempat untuk menanyakan hal tersebut kepada masyarakat yang tadi menolongnya.

Bakhil: kenapa kamu tertawa? (dengan nada bingung)

Masyarakat: mereka bukan menjawabnya melainkannya si bakhil itu sendirian dengan kebingungannya.

Semoga kita tidak tertular seperti pe;it bin bakhil itu Aamiin,,,,,,

Wassalamualaikum Wr. Wb

Selasa, 03 Mei 2011

Pengantar bahasa 1

Assalamualaikum,,,,,,,,

Alhamdulillah,,,,,,kita ketemu lagi sekarang kita akan bahas masalah apa ce yang dimaksud dengan bahasa?apa ce ciri-cirinya bahasa?apalagi komponennya?

Jangan bilang kalau kamu itu gag tau loch ya,,,,,,sebab kita udah lama bgt menggunakan bahasa iya engga?bahkan dari kecil kita udah menggunakan bahasa tetapi sayangnya kita belumngerti apa bahasa itu?sekarang kita bahas masalah bahasa ini.

Dikarenakan saya sendiri jurusan bahasa dan sastra Arab tapi saya juga baru ngerti neh masalah arti sebenernya dari bahasa itu. Bahasa adalah suatu sistem bunyi yang sudah disepakati oleh masyarakat tersebut (Desoeser, Swiss). Yang mana bahasa ini untuk menyampaikan suatu tujuan masyarakat dalam berkomunikasi. Yang mana ciri-ciri dari bahasa tersebut adalah:

  1. Karakter suara (الطبيعة الصوتية)

Karakter suara ini termasuk dari ciri-ciri bahasa karena semua karakter suara dari satu daerah dengan daerah yang lain itu sangat berbeda tergantung dari kondisi alam, cuaca, dan mungkin bisa juga tergantung dari sisi geografisnya. Ada yang masyarakatnya ikut memiliki karakter suara yang sangat lembut, kasar, keras, ada juga yang biasa.

  1. Karakter masyarakat (الطبيعة الإجتماعية)

Di atas sudah dijelaskan selain bahasa di pengaruhi oleh cuaca, alam, dan geografis juga dipengaruhi oleh adanya karakteristik masyarakatnya sendiri atau yang biasa disebut dengan dialek (لحجة). Seperti daerah sunda mengucapkan kalimat "ada apa" pasti sudah sangat berbeda dengan pengucapannya orang-orang madura dan sejenisnya nah ini biasanya adanya perbedaan cuaca dah karakter masyarakatnya.

  1. Perkembangan bahasa (طبيعة اللغة المتغيرة)

Bahasa itu tidak bisa bersifat selamanya atau biasa didalam ilmu nahwu disebut "mabni", tetapi bahasa itu memiliki sifat berubah-ubah sesuai dengan perkembangan jaman dan ini pasti sangat membutuhkan waktu yang sangat lama. Karena mereka harus berusaha mengumpulkan kosa kata dan sejenisnya apalagi yang dimaksud dengan bahasa sendiri adalah suatu sistem bunyi yang sudah disepakati maysarakat, kalau saja masyarakat tidak sepakat dengan bahsa yang baru itu gmna?nah itu belum termasuk bahasa. Contoh bahasa Indonesia, itu bisa disebut bahasa karena sudah disepakati oleh negara Indonesia sebagai bahasa satu kesatuan seperti yang sudah ditetapkan didalam sumpah pemuda.

  1. Bahasa bukan dari keturunan( اللغة مكتسبة)

Mengapa bahsa bukan dari keturunan? Karena bahasa itu dari kebiasaan orang tersebut tinggal. Walaupun orang itu dari Indonesia kalau saja ia bertempat tinggal di negara nain maka secara otomatis ia pun bisa menggunakan bahasa itu secara otomatis bahkan tidak perlu membutuhkan kursus atau belajar.

  1. Adanya aturan (اللغة نسق)

Setiap bahasa di dunia pastilah ada aturannya-aturannya, baik itu bahasa yang baru atau pun bahasa yang sudah ada. Seperti yang dilakukan oleh orang-orang Yunani, Latin, India, dan Arab meraka semua aturan-aturan bahasa yang disebut dengan اللغة المثالى atau disebut dengan bahasa standar yang dipakai oleh masyarakt umum yang tujuannya itu untuk menyatukan kelompok yang satu dengan yang satu.

Apa sih komponen yang di butuhkan oleh bahasa?

  1. Suara (الصوة)
  2. Kosa kata (المفردات)
  3. Kalimat (الجملة)
  4. Makna (الدلالة)

nah ini dia pengertian bahasa, ciri-cinya dan apa yang dibutuhkan agar itu bisa disebut bahasa.

Udah dulu ya makasih insyaAllah ini bersambung dulu sebab masih banyak lagi pembagian-pembagian bahasa

Wassalam,,,,

Teka teki Arab 1

Senin, 02 Mei 2011

makalah Interaksi Sosial

BAB I
PENDAHULUAN
  1. Latar Belakang
    Mengetahui dari sekelumit banyak masalah yang kita hadapi dalam bersosialisasi, baik yang bersifat normatif, atau lain sebagainya. Memang selama ini yang kita ketahui tentang apa yang dinamakan tentang sosial adalah sama dengan hal yang dinamakan dengan sosiologi. Didalam pembahasan kali ini kami mengawali dengan adanya pengertian dari sosiologi, bahwa arti dari sosiologi yakni pada hakikatnya bukanlah semata-mata ilmu murni yang hanya mengembangkan ilmu pengetahuan secara abstrak demi usaha peningkatan kualitas ilmu itu sendiri, namun sosiologi bisa juga dijadikan sebagai ilmu terapan. Adapun para ilmuan mengartikan arti dari sosiologi merupakan ilmu pengetahuan kemasyarakatan umum yang merupakan hasil akhir dari perkembangan ilmu pengetahuan, pernyataan ini menurut Comte. Namun, adapula yang berpendapat lain tentang makna dari sosiologi, seperti pitirin sorokim mengatakan bahwa sosiologi adalah ilmu yang mempelajari hubungan dan pengaruh timbal balik antara aneka macam ragam gejala-gejala sosial (gejala ekonomi dengan agama, keluarga dengan moral, hukum dengan ekonomi, dsb).
    Dari uraian banyak arti tentang sosiologi diatas, banyak sekali ilmu-ilmu yang mencakup didalamnya. Seperti halnya norma, dalam artian kecil saja norma itu biasa juga disebut dengan suatu standar tingkah laku dalam diri seseorang. Melainkan bukan hanya norma saja yang ada dalam sosiologi, proses sosial, sistem sosial, interaksi sosial, struktur sosial, dll.
    Nah, berdasarkan uraian di atas, maka Sosiologi adalah jelas merupakan ilmu sosial yang objeknya adalah masyarakat sebagai ilmu. Ia berdiri sendiri karena telah memiliki unsur ilmu pengetahuan. Selain daripada itu, bahwa dalam observasi yang sudah kami laksanakan semuanya itu ada kaitannya dengan uraian diatas. Maka, kami akan menjelaskan adanya perbandingan interaksi antara senior dan junior Bahasa dan Sastra Arab. Memang, tak mudah kita untu
  2. Rumusan Masalah
    Didalam melaksanakan observasi yang telah kami lakukan dan kesesuaian dengan deskripsi singkat latar belakang diatas, dapat ditegaskan dalam hasil observasi ini terdapat beberapa rumusan masalahnya sebagaimana berikut :
    1. Pengertian interaksi dan norma.
    2. Cara-cara senior berinteraksi dengan junior dan sebaliknya.

       
  3. Lokasi observasi
    Kami melaksanakan observasi tersebut banyak diberbagai macam tempat, antara lain :
    1. Kantin
    2. HMJ BSA
    3. Gedung B
    4. Mabna

       
  4. Objek dari observasi
    1. Mahasiswa senior BSA
    2. Mahasiswa junior BSA
BAB II
TINJAUAN PUSTAKA
  1. Pengertian Norma
    Teori yang digunakan dalam pembahasan disini menyangkut dengan masalah interaksi sosial kita terhadap sesama dan seberapa besar kita menjalani norma-norma yang berlaku di lingkungan kita. Seperti yang sudah kita ketahui norma adalah suatu aturan yang berlaku di dalam kehidupan bermasyarakat. Norma menyangkut perilaku-prilaku yang pantas dilakukan dalam menjalani interaksi sosial. Keberadaan norma dalam masyarakat bersifat memaksa individu atau suatu kelompok agar bertindak sesuia dengan aturan sosial yang telah terbentuk. Pada dasarnya, norma disusun agar hubungan di antara manusia dalam masyarakat dapat berlangsung tertib sebagai mana yang di harapkan.
    Norma tidak boleh dilanggar. Siapa pun yang melanggar norma atau tidak bertingkah laku sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam norma itu, akan memperoleh hukuman. Misalnya, bagi siswa yang terlambat tidak boleh masuk kelas lagi, bagi siswi yang mencontek pada saat ulangan tidak boleh meneruskan ulangannya, maka dari itu norma itu bersifat memaksa. Adapun norma sendiri itu merupakan hasil buatan manusia sebagai makhluk sosial. Pada awalnya, aturan ini dibentuk secara tidak sengaja. Tetapi lama kelamaan norma-norma disusun atau dibentuk secara sadar. Biasanya norma yang terjadi didalam masyarakat itu bersifat tata tertib, aturan, dan petunjuk standar prilaku yang pantas atau wajar.
    1. Norma dapat dibedakan sebagai berikut:
      1. Cara (usege)
        Cara mengacu pada suatu bentuk perbuatan yang lebih menonjolkan hubungan antar individu. Penyimpangan pada cara tidak akan mendapatkan hukuman yang berat, tetapi sekedar celaan, cemoohan, atau juga ejekan. Misalnya, orang yang sedang bersin, mungkin di desa orang tersebut tidak ada masalah orang bersin dimana saja tetapi kalau saja kita pindah ke daerah lain bisa jadi bersin di tempat umum itu adalah sesuatu yang jelek dan mengakibatkan orang yang disampingnya marah atau bahkan sampai mengejek.
      2. Kebiasaan (folkways)
        Kebiasaan menpunyai kekuatan meningkat yang lebih tinggi dari pada cara (usege). Kebiasaan diartikan sebagai perbuatan yang diulang-ulang dalam bentuk yang sama karena banyak orang yang meyukai hal tersebut. Misalkan, kebiasaan menghormati orang yang lebih tua.
      3. Tata kelakuan (mores)
        Jika kelakuan tidak semata-mata sebagai cara berprilaku, tetapi diterima sebagai norma pengatur, kebiasaan tersebut menjadi tata kelakuan. Tata kelakuan mencerminkan sifat-sifat yang hidup dari sekelompok manusia, yang dilaksanakan atas pengawasan baik secara sadar maupun tidak sadar terhadap anggotanya. Tata kelakuan, di suatu pihak memaksakan suatu perbuatan, sedangkan dilain pihak merupakan larangan sehingga secara langsung menjadi alat agar anggota masyarakat menyesuaikan perbuatan-perbuatannya dengan tata kelakuan individu. Misalnya, larangan perkawinan yang terlalu dekat hubungan darah (incest).
      4. Adat istiadat (custom)
        Tata kelakuan yang terintegrasi secara kuat dengan pola-pola perilaku masyarakat dapat meningkat menjadi adat istiadat. Anggota masyarakat yang melanggar adat istiadat akan mendapat sanksi keras. Misalnya, hukum adat di Lampung melarang terjadinya perceraian pasangan suami istri. Jika terjadi perceraian, orang yang melakukan pelanggaran, termasuk keturunannya akan dikeluarkan dari masyarakat hingga suatu saat keadaannya pulih kembali. Norma pada umumnya belaku dalam suatu lingkungan. Oleh karena itu, sering kita temukan perbedaan antara norma disuatu masyarakat dengan masyarakat lainnya.
    2. Jenis-jenis norma
    Norma mencakup aturan-aturan ataupun sanksi-sanksi. Hal itu bertujuan untuk mendorong atau menekan anggota masyarakat untuk mematuhi nilai-nilai sosial agar tercipta ketertiban dan perdamaian dalam kehidupan sosial.
    Norma yang berlaku dalam kehidupan masyarakat, berbangsa, dan bernegara dapat dibedakan menjadi dua jenis, yaitu norma berdasarkan resmi tidaknya dan norma berdasarkan kekuatan sanksinya.
    1. Norma berdasarkan resmi tidaknya
      1. Norma tidak resmi
        Norma tidak resmi ialah norma yang patokannya sadar maupun tidak sadar terhadap anggotanya. Tata kulakuan, disatu pihak memaksakan suatu perbuatan, sedangkan dilain pihak merupakan larangan sehingga secara langsung menjadi alat agar anggota masyarakat menyesuaikan perbuatan-perbuatannya dengan tata kelakuan individu. Misalnya, larangan perkawinan yang terlalu dekat hubungan darah (incest)
      2. Norma resmi
        Norma resmi ialah norma yang patokannya dirumuskan dan diwajibkan dengan jelas dan tegas oleh pihak yang berwenang kepada semua warga masyarakat. Keseluruhan norma formal ini merupakan suatu tubuh hukum yang dimiliki oleh masyarakat modern, sebagian dari patokan resmi dijabarkan dalam suatu kompleks peraturan hukum (law). Masyarakat adat diubah menjadi masyarakat hukum. Patokan resmi dapat dijumpai, antara lain dalam perundang-undangan, keputusan, dan peraturan.
    2. Norma berdasarkan kekuatan sanksinya
      1. Norma agama
      2. Norma kesopanan
      3. Norma kelaziman
      4. Norma kesusilaan
      5. Norma hukum
      6. Mode (fashion)
    Adapun macam-macam norma yang berlaku di dalam masyarakat Indonesia, antara lain yaitu:
    1. Norma Agama
    2. Norma Kesusilaan
    3. Norma Kesopanan
    4. Norma Kebiasaan (Habit)
    5. Norma Hukum
    Penjelasan dan Pengertian Masing-Masing Norma Yang Berlaku Dalam Masyarakat :
    1. Norma Agama
    Adalah suatu norma yang berdasarkan ajaran aqidah suatu agama. Norma ini bersifat mutlak yang mengharuskan ketaatan para penganutnya. Apabila seseorang tidak memiliki iman dan keyakinan yang kuat, orang tersebut cenderung melanggar norma-norma agama. Adapula contohnya :
    1. Membayar zakat pada waktunya bagi penganut islam.
    2. Menjalankan sholat bagi orang islam.
    3. Menjalani perintah yang diperintahkan agama dan menjauhinya.
    4. Menjalankan apa saja yang telah ditetapkan oleh tuhan YME.
    Norma agama ini bersifat lebih bersifat memaksakan kepada penganut nya,yang sudah kami sebutkan sebagai contohnya di atas,bahwa seorang muslim harus melakukan apa yang sudah di tetapkan oleh allah SWT,begitu pun agama-agama lainnya,yang harus melakukan apa yang di wajibkan oleh agamanya masing-masing untuk menuju kebahagiaaan dan pahala yang mereka inginkan.
    1. Norma Kesusilaan
    Norma ini didasarkan pada hati nurani atau akhlak manusia. Melakukan pelecehan seksual adalah salah satu dari pelanggaran dari norma kesusilan.seperti pelakukan pemerkosaan,pencurian dan segala bentuk pelecehan.yang tentu merugikan dan menjatuhkan harga diri orang lain dan pelakunya sendiri
    Seperti dalam hal pelecehan seksual,yang telah marak akhir-akhir ini yaitu pelecehan seksual anak di bawah umur yang membawa korban yauti anak-anak yang nmenyababkan trauma yang berkepanjangan,rasa takut kepada orang dan masih banyak akubat yang negatif yang di timbulakan akibat pelecehan seksual.
    Bagi sang pelaku mungkin itu suatu hal yang memuaskan hatinya bisa melakukan perbuatan yang telah di kendalikan oleh nafsunya,mungkin itu sebuah perilaku dan kenikmatan yang sesaat yang bisa di rasakan,tapi akibatnya dan dampak nya kedepan bagi pelaku,apalagi bagi sang korban yang pasti sangat sulit melupakan hal yang tek mereka inginkan,bahkan membawa mereka pada gangguan jiwa yang otomatis merusak kader bangsa dan penerus bangsa yang akan membawa bangsa kita maju,tapi malah di rusak oleh tangan-tangan yang bertanggung jawab.
    Disini kita di hadapkan dalam masalah yang tidak akan ada ujungnya,jadi yang harus kita lakukan hanya bisa mengawasi anggota keluarga dan sebisa mungkin melakukan pendekatan untuk semakin waspada atas semua tindakan-tindakan negatif yang sangat menyakitkan bagi korban.
    1. Norma Kesopanan
    Adalah norma yang berpangkal dari aturan tingkah laku yang berlaku di masyrakat. Cara berpakaian dan bersikap adalah beberapa contoh dari norma kesopanan. Norma ini sangat di perlukan,lebih-lebih pada tunas bangsa yang akan membawa bangsa kita maju kedepan dan lebih baik dari sekarang.
    Norma kesopanan ini harus kita tanamkan di diri kita dan para penerus bangsa khususnya,kita bisa menjalani hidup dengan baik tanpa mengganggu hak dan kewajiban orang lain dan diri sendiri,karena norma ini menyangkut hal-hal yang harus dan tidak harus di lakukan dalam kehidupan bermasyarakat kita.bila norma ini di lakukan dan di terapkan,akan menjadikan hidup lebih baik tanpa ada rasa was-was dan rasa menyakiti satu sama lain.norma ini berlaku untuk membedakan mana manusia yang baik dan manusia yang hanya asal-asalan,norma ini yang menjadikan manusia yang beradap dan biadab.
    1. Norma Kebiasaan (Habit)
    Norma ini merupakan hasil dari perbuatan yang dilakukan secara berulang-ulang dalam bentuk yang sama sehingga menjadi kebiasaan. Orang-orang yang tidak melakukan norma ini dianggap aneh oleh anggota masyarakat yang lain. Kegiatan melakukan acara selamatan, kelahiran bayi dan mudik atau pulang kampung adalah contoh dari norma ini.
    Norma ini tidak terlalu bermasalah dalam kehidupan masyarakat,hanya saja di anggap aneh oleh orang yang di sekitarnya,karena sudah sering kali di lakukan oleh orang tersebut.oleh yang di sebutkan di peragraf di atas.tetapi hal ini pun sudah menjadi hal yang menjadi kebiasaan yang harus di lakukan seseorang.
    Norma ini biasanya juga sudah menjadi kebiasaan dan bahkan menjadi suatu undang-undang yang harus di patuhi keberadaannya,tetapi hal itu bukan merupakan peraturan,hanya hal itu yang menjadikan hanya manusia yang menjadikan itu suatu kebiasaan dan bahkan menjadi hal yang harus di patuhi.
    1. Norma Hukum
Adalah himpunan petunjuk hidup atau perintah dan larangan yang mengatur tata tertib dalam suatu masyarakat (negara). Sangsi norma hukum bersifat mengikat dan memaksa. Melanggar rambu-rambu lalulintas adalah salah satu contoh dari norma hukum.
Selain pentingnya norma didalam kehidupan kita karena dengan norma kita dapat berinteraksi dengan sesama dengan bagus tidak ada perpecahan dan peperangan didalam suatu masyarakat sedangkan interaksi sosial sendiri mempunyai makna, yaitu. Hubungan timbal balik antara individu dengan individu, individu dengan kelompok dan antara kelompok dengan kelompok.
Norma ini sama hal nya dengan morma agama,bahwa setiap warga negara wajib dan harus melaksanakan aturan-aturan yang sudah di tentukan oleh negara demi keamanan dan kebaikan warganya.hal ini memang sangat perlu di lakukan untuk kebaikan warga negara dan pemerintah juga.
Tetapi tidak hjarang pula kewajiban dan norma ini di langgar oleh warga nya dan bahkan oleh pembuat hukum itu sendiri yang melanggarnya,semua itu merupakan hal yang harus kita luruskan dan kita perhatikan betul-betul,banyak yang beranggapan bahwa peraturan itu di buat untuk di langgar,hal itu suatu paradigma yang sangat keliru,peraturan di buat untuk kemaslahatan dan kebaikan semua warga.
Sebagai Contoh :
- Tidak melanggar rambu lalu-lintas walaupun tidak ada polantas
- Menghormati pengadilan dan peradilan di Indonesia
- Taat membayar pajak
- Menghindari KKN / korupsi kolusi dan nepotisme
  1. Pengertian interaksi
Interaksi sosial merupakan proses komunikasi diantara orang-orang untuk saling mempengaruhi perasaan yang ada dari diri setiap individu, baik pikiran dan tindakan.
Interaksi sosial akan berlangsung apabila seorang individu melakukan tindakan dan dari tindakan tersebut menimbulkan reaksi individu yang lain. Interaksi sosial ini terjadi jika dua orang atau lebih saling berhadapan, bekerja sama, berbicara, berjabat tangan atau bahkan terjadi persaingan dan pertikaian.
Interaksi social juga merupakan hubungan tersusun dalam bentuk tindakan berdasarkan norma dan nilai sosial yang berlaku dalam masyarakat. Dan disinilah dapat kita amati atau rasakan bahwa apabila sesuai dengan norma dan nilai dalam masyarakat, interaksi tersebut akan berlangsung secara baik, begitu pula sebaliknya, manakala interaksi sosial yang dilakukan tidak sesuai dengan norma dan nilai dalam masyarakat, interaksi yang terjadi kurang berlangsung dengan baik.
Menurut J. Dwi Narwoko- Bagong Suyanto (ed) didalam bukunya "SOSIOLOGI TEKS PENGANTAR DAN TERAPAN".
"Secara teoritis, sekurang-kurangnya ada dua syarat bagi terjadinya interaksi sisoal, yaitu, terjadinya kontak sosial dan komunikasi. Terjadinya suatu kontak sosial tidaklah semata-mata tergantung dari tindakan, tetapi juga tergantung kepada adanya tanggapan terhadap tindakan tersebut. Sedangkan aspek terpenting dari komunikasi adalah bila seseorang memberikan tafsiran pda sesuatu atau perilakuan orang lain.
Dalam komunikasi sering kali muncul pelbagai macam penafsiran terhadap makna sesuatu atau tingkah laku orang lain-yang mana itu semua ditentukan oleh konteks sosialnya. Warna hitam, misalnya, suatu saat bisa berarti buruk, seperti misalnya menyebut lokalisasi (daerah hitam) atau ilmu yang diperaktikkan untuk tujuan jelek (ilmu hitam). Tetapi, warna hitam terkadang juga bisa berarti lain. Dikalangan etnis tertentu, secuil kain hitam yang ditempelkan dilengan bajuberarti mereka sedang berduka cita. Warna hitam terkadang juga diartikan sebagai perlambangan kejujuran. Contoh lain: seorang wanita nangis tersedu-sedu, suatu saat bisa ditafsirkan sebagai ekspresi kesedihan. Tetapi, disaat bersamaan perilaku wanita yang mengucurkan air mata itu bisa juga ditafsirkan sebagai "air mata buaya" atau sebagai ekspresi kegembiraan yang sangat. Penafsiran mana yang dipilih orang tergantung orang konteks situasinya."
Begitu juga yang dikatakan oleh Drs. Herimanto, M. Pd., M. Si. Dalam bukunya yang berjudul "Ilmu Sosial dan Budaya Dasar" mengatakan.
"Interkasi sosial merupakan faktor utama dalam kehidupan sosial. Interaksi sosial merupakan hubungan sosial yang dinamis, yang menyangkut hubungan timbal balik antara individu, antara kelompok manusia, maupun antara orang dengan kelompok manusia. Bentuk interaksi sosial adalah akomodasi, kerja sama, persaingan, dan pertikaian.
Apabila dua orang atau lebih bertemu akan terjadi interaksi sosial. Interaksi sosial tersebut bisa dalam situasi persahabatan ataupun permusuhan, bisa dengan tutur kata, jabat tangan, bahasa isyarat, atau tanpa kontak fisik. Bahkan, hanya dengan bau keringatsudah terjadi interaksi soaial karena telah mengubah perasaan atau saraf orang yang bersangkutan untuk melakukan tindakan. Interaksi sosial hanya dapat berlangsung antara pihak-pihak apabila terjadi reaksi dari kedua belah pihak. Interaksi sosial tidak mungkin terjadi apabila manusia mengadakan hubungan yang langsung dengan sesuatu yang sama sekali tidak berpengaruh terhadap sistem sarafnya sebagai hubungan akibat yang dimaksud."
Ciri-ciri sebuah ineraksi sosial adalah sebagai berikut.
  1. Pelakunya lebih dari satu orang.
  2. Adanya komunikasi antarpelaku melalui kontak sosial.
  3. Mempunyai maksud dan tujuan, terlepas dari sama atau tidaknya tujuan tersebut dengan yang diperkirakan pelaku.
  4. Ada dimensi waktu yang akan menentukan sikap aksi yang sedang berlangsung.
Syarat terjadinya interaksi sosial adalah adanya kontak sosial dan komunikasi. Kontak sosial berasal dari kata con atau cun yang artinya bersama-sama, dan tango yang artinya menyentuh. Namun kontak sosial tidak hanya secara harfiah bersentuhan badan, tetapi bisa lewat bicara, melalui telepon, telegram, surat, radio, dan sebagainya.
Kontak sendiri dapat bersifat perimer dan sekunder. Kontak perimer terjadi apabila ada kontak langsung dngan cara berbicara, jabat tangan, tersenyum, dan sebagainya. Kontak sekunder terjadi dengan perantara. Kontak sekunder langsung, misalnya melalui telepon, radio, TV, dan sebagainya.
Kontak sosial dapat terjadi dalam tiga bentuk, yaitu
  1. Kontak antara individu, misalnya seorang siswa baru mempelajari tata tertib dan budaya sekolah
  2. Kontak antar individudengan suatu kelompok, misalnya seorang guru mengajar disuatu kelas tentang suatu pokok bahasan.
  3. Kontak antar kelompok dengan kelompok lain, misalnya class meeting antar kelas.
Kominikasi adalah peroses memberikan tafsiran pada perilaku orang lain yang berwujud pembicaraan, gerak-gerik badaniah atau sifat, atau perasaan-perasaan yang ingin disampaikan orang tersebut. Dengan tafsiran pada orang lain, seseorang memnberi reaksi berupa tindakan terhadap maksud orang lain tersebut. Misalnya, jika anda melambaikan tangan dipinggir jalan atau halte bus maka salah satu bus yang lewat pasti akan berhenti. Jadi, komunikasi merupakan proses saling memberi penafsiran terhadap tindakan atau perilaku orang lain
Adapun faktor-faktor yang mendasari atas proses terbentuknya interaksi sosial adalah :
  1. Imitasi yaitu proses sosial atau tindakan seseorang untuk meniru orang lain, baik sikap penampilan, gaya hidupnya, bahkan apa-apa yang dimilikinya. Imitasi pertama kali muncul di lungkungan keluarga, kemudian lingkungan tetangga dan lingkungan masyarakat.
  2. Indentifikasi adalah upaya yang dilakukan oleh seorang individu untuk menjadi sama (identik) dengan individu lain yang ditirunya. Proses identifikasi tidak hanya terjadi melalui serangkain proses peniruan pola perilaku saja, tetapi juga melalui proses kejiwaaan yang sangat mendalam.
  3. Sugesti adalah rangsangan, pengaruh, stimulus yang diberikan sesorang individu kepada individu lain sehingga orang yang diberi sugesti menuruti atau melaksanakan tanpa berpikir kritis dan rasional.
  4. Motivasi yaitu rangsangan pengaruh, stimulus yang diberikan seorang individu kepada individu lain, sehingga orang yang diberi motivasi menuruti tau melaksanakan apa yang dimotivasikan secara kritis, rasional dan penuh rasa tanggung jawab . Motivasi biasanya diberikan oleh orang yang memiliki status yang lebih tinggi dan berwibawa, misalnya dari seorang ayah kepada anak, seorang guru kepada siswa.
  5. Simpati adalah proses kejiwaan , dimana seorang individu merasa tertarik kepada seseorang atau kelompok orang, karena sikapnya, penampilannya, wibawanya atau perbuatannya yang sedemikian rupa.
  6. Empati yaitu mirip dengan simpati, akan tetapi tidak semata-mata perasaan kejiwaan saja. Empati dibarengi dengan perasaan organisme tubuh yang sangat intens/dalam.
Norma dan interaksi sangat melekat didalam diri setiap manusia karena setiap manusia pasti sangat membutuhkan sesama yang lainnya, baik itu di dalam masyarakat, keluarga begitu juga yang terjadi di dalam jenjang sekolah tinggi. Ada yang namanya norma kesopanan yang mana setiap mahasiswa senior haarus menghormati mahasiswa yang baru dan begitu juga sebaliknya. Norma ini bisa kita contohkan dengan bagaimana cara kita untuk berprilaku dan berbicara dengan sesama untuk menghasilkan interksi sosial yang ideal.
Tidak harus dengan kekerasan yang sering di lakukan di lembaga-lembaga yang lebih mementingkan egois dan sikap rasa balas dendam yang di pikir oleh senior yang menjadi suatu hal yang wajib di lakukan senior kepada juniornya,seperti halnya dalam norma kabiasaan,yang menurut mereka aneh untuk di tinggalkan,seakan-akan menjadi suatu hal yang harus dan wajib di lakukan.
Uraian diatas juga terdapat pula macam-macamnya, terletak dalam berbagai fase-fase yang dapat dijadikan sebagai tempat yang sesuai dalam pengertian diatas. Sebagaimana dalam pandangan Maryati dan Suryawati (2003) bahwa interaksi terbagi menjadi tiga macam :
  1. Interaksi antara individu dan individu
    Dalam interaksi ini bisda terjadi interaksi positif dan negatif. Terjadinya interaksi positif jika saja dalam berhubungan akan saling menguntungkan. Dan terjadinya interaksi negatif jika berhubungan timbal balik menghasilkan kerugian (permusuhan).
  2. Interaksi individu dan kelompok
    Dalam interaksi ini sama saja pernyataan dengan diatas, tetapi, terdapat banyak bentuk dalam berinteraksi sesuai dalam situasi dan kondisinya.
  3. Interaksi antar kelompok dengan kelompok
    Interaksi ini bertujuan sebagai satu kesatuan bukan kehendak pribadi. Misal, bekerja sama antara dua perusahaan dalam satu proyek.
Kemudian tidak hanya itu, dikemukakan oleh tim sosiologi melainkan dalam berinteraksi kita juga harus mengetahui akan ciri-cirinya. Sebagaimana berikut ciri-ciri tersebut ada empat. Pelaku jumlahnya lebih dari satu orang, terjadinya komunikasi diantara pelaku melalui kontak social, mempunyai maksud dan tujuan yang jelas, dan yang terakhir yakni dilaksanakan melalui suatu pola sistem tertentu.
Adapula banyak tanggapan dari para ilmuwan tentang adanya interaksi ini, seperti George Herbert Mead mengemukakan, agar bisa berjalannya interaksi social secara tertib dan teratur dan agar anggota masyarakat bisa berfungsi secara "normal", maka yang diperlukan bukan hanya kemapuan untuk bertindak sesuai dengan konteks sosialnya, tetapi juga memerlukan kemampuan untuk menilai secara objektif perilaku kita sendiri dari sudut pandang orang lain.
Ketika berinteraksi dengan orang yang berinteraksi dengan orang –yang berarti orang itu tampil di panggung depan- maka yang bakal ditampilkan adalah pernyataan yang diberikan sesuai dengan identitas macam apa yang ingin dikesankan si pembicara. Sedangkan, bila seseeorang berada di panggung belakang, pernyataan dan perilaku yang ditampilkan si pembicara tidaklah menjadi sebuah persoalan.
Seseorang atau kelompok yang telah mampu berempati dan menilai diri sendiri sesuai dengan pandangan orang lain disebut George Herbert Mead sebagai "diri". Diri dibentuk dan diubah melalui interaksi dengan orang lain, seseorang tidak dilahirkan dengan identitas dan karakteristik "diri" yang telah menjadi, melainkan ia akan dibentuk oleh lingkungannya melalui simbol-simbol dan sosialisasi. Mead menyebut kemampuan untuk menyesuaikan perilaku seseorang sebagai tanggapan terhadap situasi-situasi sosial tertentu sebagai "pengambil peranan".
Dalam hal ini, Mead lebih lanjut menyatakan bahwa dalam diri terdapat dua komponen, yakni I dan me. Perilaku yang diperbuat dengan memperhitungkan kemungkinan reaksi atau sikap-sikap orang lain mencerminkan apa yang oleh Mead dinamakan me. Sedangkan I adalah perwujudan dari identitas pribadi orang per orang yang khas.
Seperti yang sudah dijelaskan diatas bahwasanya manusia iu selalu tergantung dengan manusia lainnya dalam memenuhi ketiga hajat hidupnya. Hal inilah yang menyebabkan timbulnya kelompok-kelompok sosial (social group) didalam kehidupan manusia, karena manusia tidak dapat hidup secara mandiri. Kelompok-kelompok sosial merupakan kesatuan sosial yang terdiri dari kumpulan individu-individu yang hidup bersama dengan mengadakan hubungan timbal balik yang cukup intensif dan teratur, sehingga dari padanya diharapkan adanya pembagian tugas, struktur, serta norma-norma tertentu yang berlaku bagi mereka.
Kelompok sosial yang paling sederhana, yaitu keluarga dan hampir semua manusia pada mulanya menjadi anggota kelompok keluarga. Mengenai pembagian kelompok sosial dapat diklasifikasikan kedalam beberapa tipe yang dapat ditinjau dari beberapa sudut atau berdasarkan atas berbagai kriteria atau ukuran.
Kelompok sisoal pada dasarnya dapat dibedakan atas:
  1. Kelompok-kelompok sosial yang teratur
  2. Kelompok-kelompok sosial yang tidak teratur
BAB III
METODE OBSERVASI
Metode yang kami gunakan dalam observasi ini sangatlah sederhana, yaitu dengan menggunakan metode wawancara dan angket. Dalam berwawancara tersebut kami banyak melakukan banyak hal dalam menjalankannya. Seperti menggunakan rumus H1.W5 yang seringkali dilakukan para wartawan untuk mendapatkan berbagai berita dilapangan. Tapi, disini kami lebih banyak menggunakan wawancara secara individual. Baik terhadap senior maupun junior. Karena dengan hal ini kami mudah akan dapat menerima beberapa informasi yang tengah kami cari. Adapun banyak wawancara yang banyak kami gunakan kepada senior mengenai rumus wawancara diatas. Antara lain:
  1. Bagaimana cara senior berinteraksi dengan junior di jenjang sekolah tinggi?
  2. Kapan saja senior berinteraksi dengan adik kelas?
  3. Dimana biasanya, sebagai kakak senior mengajak adik kelasnya untuk berinteraksi?
  4. Apa alasan anda sebagai senior tidak pernah mengajak adik kelasnya berinteraksi?
  5. Mengapa senior itu susah untuk diajak berinteraksi dengan adik kelas?
  6. Siapa saja dari junior yang anda pilih untuk berinteraksi?
Adapun beberapa pertanyaan yang kami utarakan pula kepada junior itu hampir sama dengan apa yang kami uatarakan terhadap para senior.yaitu tentang bagaimana,kapan,dimana,apa,mengapa,dan siapa.
Dengan begitu kami dapat banyak berbagai berita dari hasil wawancara ini yang akan kami bahas paparan ulasan dari wawancara yang telah kami lakukan di halaman selanjutnya.
BAB IV
PAPARAN ANALISA
Pada pengamatan atau wawancara diatas dapat kami paparkan beberapa analisa yang bisa memberikan kita informasi. Adapun banyak ulasan dari jawaban yang telah dijawab oleh para senior. Yakni, para senior seringkali berinteraksi dengan adiknya melalui cara individual di berbagai waktu dan tempat. Seperti, pada waktu jam kosong kuliah, kantin, HMJ, atau pada waktu diadakannya organisasi. Biasanya, senior itu melakukan interaksinya terhadap adiknya yang telah mereka anggap sudah kenal dekat dengan mereka. Melainkan daripada hal itu, para senior juga sering tidak melakukan interaksi terhadap adiknya, karena banyaknya faktor yang tengah menghinggapi mereka, adakalanya mereka sibuk dengan organisasi yang menjadikannya mereka itu tidak dapat berinteraksi kepada adiknya.
Selain daripada hal diatas, bahwasanya kami tidak hanya mewawancarai dari senior saja. Tapi, kami juga telah mewawancarai juniornya pula. Dalam semua wawancara yang telah kami lakukan terhadap para junior, tidaklah jauh beda dengan apa yang telah kami utarakan terhadap senior. Namun, ada satu perbedaan yang menurut kami itu menjadikannya suatu pembeda dari setiap ulasan-ulasan yang telah kami berikan. Yakni, para junior tersebut berinteraksi kepada para senior dengan cara berkelompok, maksudnya, para junior itu saling berhubungan terhadap senior ketika para senior tengah berkumpul dengan senior yang lain.
Contohnya ketika para junior ingin mendiskusikan suatu hal, para junior langsung menemui para senior ke HMJ. Tapi, tidak menutup semua kemungkinan dari para junior itu melakukan interaksi semacam ini, adapula yang berinteraksinya secara individual. Dalam berinteraksi semacam ini, sangat sedikit dari para junior yang menerapkannya dalam hal berinteraksi.
Interaksi antara senior dan junior tidak selalu dalam hal positif melainkan juga dengan hal negatif,seperti hal perekrutan aliran-aliran yang tidak baik,seperti faham-faham yang melenceng dari ajaran.
Tinggal bagaimana kita sebagai yunior maupun senior menempatkan dirinya secara proporsional dan profesional,tidak memanfaatkan satu sama lain dan tidak saling menjatuhkan satu sama lain.harus saling mengerti bagaimana jadi senior dan bagaimana sebagai junior yang seharusnya.
Dari wawancara dan angket yang sudah kami sebarkan bahwa memang tidak bisa di pungkiri adanya seniorisasi dan ploncoisasi antara senior dan junior,ternyata dari hasil yang kami peroleh,bahwa adanya seniorisasi dan ploncoisasi telah menjamur dan menjadi kebiasaan negatif bagi para senior kepada junior yang hanya bertujuan untuk membalas dendam kepada juniornya dengan alasan yang hanya bersifat egoistis dan berkesan main-main saja.
Berdasarkan yang sudah kami peroleh dari data yang kami kumpulkan,bahwa senior melakukan hal itu ternyata banyak yang berkedok hanya dengan alasan tradisi dan main-main belaka,maksud dari main-main disini ialah untuk memberikan permainan yang tidak biasa untuk junior dan untuk menunjukkan bahwa di antara senior dan junior lebih barkuasa dan lebih berhak senior dari pada junior.
Dari pendapat lain juga menyatakan bahwa senior hanya untuk memberikan pembelajaran dengan sistem dan cara mereka sendiri,seperti dalam masa orientasi sekolah dan belum hilang dari ingatan kita sebagai mahasiswa angkatan kami,yaitu OPAK di sebut juga ospek mahasiswa,di situ kami memang merasakan adanya seniorisasi dan ploncoisasi,dimana para senior kita saling menyalahkan yunior dengan peraturan peraturan yang tidak masuk akal dan konyol,seperti peraturan yang mengatakan bahwa"senior tidak pernah salah,dan apabila senior melakukan kesalahan tatap saja senior tidak pernah salah, tidak jarang yang kami temukan di lapangan adanya teknik balas dendam dan bahkan bisa juga kekerasan fisik yang di berikan senior kepada juniornya dengan alasan untuk memberikan pelajaran agar tidak melakukan kesalahan di depannya.
Tapi menurut kami hal tersebut sama sekali tidak bisa di benarkan,karena sepengetahuan kami dan pengalaman kami bahwa parasenior itu menghukum para junior katena suatu hal yang sepele yang tidak bisa di benatkan senior menghukum junior apalagi dengan jalan kekerasan yang sering kali kita lihat.
Tidak tyerlepas dari seniorisasi,masih ingat jelas di benak kita kasus IPDN, yang mengatas namakan disiplin dan kekerabatan antara senior dan junior,yang membawa jatuhnya korban.tetapi sistem yang mereka buat yaitu sistem yang sama sekali tidak di benarka,yaitu sistem kekerasan,dimana disana senior berhak melakukan apapun kepada junior mereka,mereka berhak melakukan apapun dan menghalalkah segala cara.
Para senior berkilah bahwa hal tersebut biasa terjadi di IPDN ini,semua mahasiswa baru harus di ajari kedisiplinan dan harus menuruti semua aturan yang diberikan oleh seniornya,karena mereka lebih sering dan lebih berpengalaman.tetapi semua itu tidak di perbolehkan apalagi sampai jatuhnya korban akibat hal-hal dan perbuatan yang konyol oleh senior kepada juniornya. Semua itu telah melanggar semua norma,baik norma hukum,agama,dan susila.
Dari hasil tanya jawab kami kepada para senior ospek,bahwa semua itu hanya rasa kasih sayang dan pembelajaran yang di berikan senior kepada juniornya,adapun yang bependapat bahwa ini semua tradisi yang tidak bisa di hilangkan
Bagaimana pun alasan yang di utarakan senior,bahwa seniorisasi yang telah berjalan akhir-akhir ini dan berdasarkan yang telah kami teliti di lapangan tidak di benarkan,baik dengan berbagai alasan apapun itu. Lebih lebih dengan kekerasan dan sampai membuat nyawa melayang sia-sia.dan hal tersebut sangat melanggar norma yang sudah kami jelaskan di atas.lebih baik dengan hal yang sewajarnya dan tidak menyakiti satu sama lain.
Lagi pula antara senior dan junior harus lebih mengenal,saling melengkapi,lebih—lebih sebagai senior yang harus mengayomi dan memberikan yang terbaik untuk adik-adik juniornya tanpa kekerasan dan tanpa adanya senioritas maupun ploncoisasi yang sudah sering terjadi di lapangan.dengan cara yang lebih manusiawi dan masuk akal.
BAB V
KESIMPULAN
Dari keterangan panjang di atas dapat kita ambil banyak kesimpulan,
Bahwasanya manusia itu adalah makhluk sosial yang mana hidupnya tidak akan lepas dari interaksi dan norma, kerena dimana ia tinggal disitu ada nda norma yang harus di patuhi olehnya. Begitu juga interaksi ia harus berinteraksi dengan baik kepada tetangga dan saudara-saudaranya agar terhindar dari konflik atau masalah.
Dalam berinteraksi kita sangat butuh dengan norma kesopanan, yang artinya aturan tingkah laku yang berlaku di masyarakat. Seperti cara berpakaian dan bersikap adalah beberapa contoh dari norma kesopanan. Dengan norma kesopanan ini kita dapat mengatur diri kita kepada sesama, kepada orang tua, maupun kepada adik.
Sesuai dengan tema yang kita ambil kita juga dapat mengambil kesimpulan, bahwasanya ada perbandingan nteraksi yang digunakan senior untuk berinteraksi kepada adik kelasnya begitu juga sebaliknya. Perbedaannya yaitu, senior beinteraksi kepada adik kelas lebih secara individu, dan itupun hanya berinteraksi kepada adik yang sudah kenal saja sedangkan kepada adik yang tidak kenal ia lebih cendrung tidak mengajak berinteraksi. Berbeda dengan junior, mereka berinteraksi dengan kakak kelasnya tidak individu-indivudu tetapi secara berkelompok mereka tidak berani ngajak ineraksi terlebih dahulu kepada kakak kelas dan adik kelas juga hanya berinteraksi kepada kakak yang dikenalnya saja sedangkan kakak yang tidak mereka kenal ia cuek.

 
DAFTAR PUSTAKA
Ahsanudin, 2007, sosiologi, solo, hayati.
Drs. Herimanto, M. Pd, 2008, ILMU SOSIAL DAN BUDAYA DASAR, jakarta timur, PT Bumi Aksara.
J.Dwi narwoko, dkk. 2004. Sosiologi. Jakarta. Kencana
Wardono agus Spd, 2007, kreatif sosiologi, klaten, viva pakarindo.